Hakikat Bahasa dan Belajar Bahasa

A.    HAKIKAT BAHASA

1.    Pengertian Bahasa
Manusia merupakan makhluk yang perlu berinteraksi dengan manusia lainnya. Interaksi terasa semakin penting pada saat manusia membtutuhkan eksistensinya diakui. Bahasa merupakan alat komunikasi yang mengandung beberapa sifat yakni, sistematik, manasuka, ujar, manusiawi dan komunikatif. Disebut sistematik karena bahasa diatur oleh sistem . Setiap bahasa mengandung dua system, yaitu system bunyi dan system makna. Bunyi merupakan suatu yang bersifat fisik yang dapat ditangkap oleh panca indra kita. Bunyi inilah yang merangsang panca indra kita sehingga kita bereaksi. Bunyi yang menimbulkan reaksi inilah yang disebut ujaran. Sebuah ujaran dapat menjadi lambang tergantung pada komitmen masyarakatnya. Setiap kelompok masyarakat bahasa baik kecil maupun besar secara konvensional telah menyepakati bahwa setiap struktur bunyi tertentu akan memiliki arti tertentu pula. Setiap bahasa memiliki pola dan kaidah yang ditaati agar dapat dipahami oleh pemakainya. Bahasa disebut mana suka karena unsur-unsur bahasa dipilih secara acak tanpa dasar. Tidak ada logis antara bunyi dan makna yang disimbolkannya. Bahasa disebut juga ujaran karena media bahasa yang terpenting adalah bunyi walaupun kemudian ditemui ada juga media tulisan.

2.    Bentuk dan Makna
Bahasa yang digunakan sebagai alat komunikasi antar anggota masyarakat terbagi atas dua unsur utama, yakni bentuk ( arus ujaran ) dan makna (isi). Bentuk merupakan bagian yang dapat diserap oleh unsur panca indra ( mendengar dan membaca ). Bagian ini terbagi menjadi 2 unsur suprasegmental dan segmental. Segmental secara hirarkis dari segmen yang paling besar sampai segmen yang paling kecil, yaitu wacana, paragraph,kalimat,kata,morfem dan fonem. Unsur suprasegmental terdiri dari intonasi. Unsur-unsur intonasi adalah tekanan ( keras,lembut ujaran), nada ( tinggi rendahnya ujaran ), durasi (panjang pendek waktu pengucapan ), perhentian ( yang membatasi arus ujaran).

3.    Fungsi Bahasa
Bahasa sebagai alat komunikasi memiliki fungsi sebagai berikut.
1.    Fungsi Informasi, yaitu untuk menyampaikan informasi timbal balik antar anggota keluarga ataupun anggota masyarakat. Berita, pengumuman, petunjuk pernyataan lisan ataupun tulisan melalui media massa ataupun elektronik merupakan wujud fungsi bahasa sebagai informasi.
2.    Fungsi Ekspresi, yaitu untuk menyalurkan perasaan, sikap, gagasan, emosi atau tekanan – tekanan perasaan pembicara.
3.    Fungsi adaptasi dan integrasi, yaitu untuk menyesuaikan dan membaurkankan diri dengan anggota masyarakat.  Melalui bahasa seorang anggota masyarakat sedikit demi sedikit belajar adat istiadat, kebudayaan, pola hidup, perilaku dan etika masyrakat.
4.    Fungsi control sosial, bahasa berfungsi untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain. Apabila fungsi ini berlaku dengan baik maka semua kegiatan social akan berlangsung dengan baik pula. Sebagai contoh pendapat seorang tokoh masyarakat akan didengar dan ditanggapi dengan tepat apabila ia dapat menggunakan bahasa yang komunikatif dan persuasif.

4.    Ragam Bahasa

Ragam bahasa dapat diklasifikasikan berdasarkan bidang wacana. Dengan dasar ini ragam bahasa dapat dibedakan atas (a). ragam ilmiah, yaitu bahasa yang digunakan dalam kegiatan ilmiah, ceramah, tulisan-tulisan ilmiah; (b). ragam populer yaitu bahasa yang digunakan dalam pergaulan sehari-hari dan dalam tulisan populer.

B.    BELAJAR BAHASA

Belajar merupakan perubahan perilaku manusia atau perubahan kapabilitas yang relative permanen sebagai hasil pengalaman.Belajar juga merupakan kegiatan yang kompleks. Artinya didalam proses belajar terdapat berbagai kondisi yang dapat menentukan keberhasilan belajar.
 
Faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar adalah berbagai kondisi yang berkaitan dengan proses belajar yakni kondisi eksternal dan kondisi internal.
1.    Faktor eksternal adalah factor diluar diri murid , seperti lingkungan sekolah, guru, teman sekolah, keluarga dan masyrakat.
2.    Faktor Intern adalah faktor dalam belajar, (a). motivasi positif dan percaya diri dalam belajar, (b). tersedia materi yang memadai untuk memancing aktivitas siswa, (c). adanya strategi dan aspek jiwa anak.
Faktor ekstern lebih banyak ditangani oleh pendidik, sedangkan faktor intern dikembangankan sendiri oleh siswa dengan bimbingan guru.
 
Jenis Keterampilan dan Perilaku dalam Proses Belajar Bahasa Berdasarkan atas keterampilan dan jenis perilakunya secara hierarkis diurutkan keterampilan  dari keterampilan yang paling sederhana dan keterampilan yang paling luas. Keterampilan yang paling sederhana adalah keterampilan mekanis berupa hafalan atau ingatan. Murid menghafal dan mengingat bentuk-bentuk bahasa yang sederhana yang paling kompleks. Keterampilan berikutnya adalah pengetahuan berupa demonstrasi, pengetahuan dalam situasi baru. Penerapan kaidah tentang bahasa yang dipelajari. Tahap ketiga adalah keterampilan transfer. Murid menggunakan dalam situasi baru.misalnya dalam Tanya jawab, dialog, diskusi dan pidato. Tahap keempat adalah komunikasi. Penggunakaan bahasa yang dipelajari sebagai sarana komunikasi. Perilaku internal tahap ini adalah pemahaman .

Sumber : Modul UT

0 Response to "Hakikat Bahasa dan Belajar Bahasa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel